Ciri air mengandung besi tinggi umumnya akan terlihat jernih ketika baru masuk penampungan, lalu setelah beberapa saat menguning dan keruh.
Hal ini akan tampak jelas ketika kamu membandingkan warna serta aroma antara air yang mengandung kadar Fe normal dan tinggi.
Biasanya, air dengan kandungan Fe tinggi banyak terdapat pada air sumur bor, terutama sumur bor yang kamu gali dengan kedalaman rendah.
Ciri lain yang dapat kamu cermati misalnya apabila digunakan terasa licin, menimbulkan kerak pada pakaian, dan tak nyaman untuk mandi.
Ciri lain yang tampak jelas dari air dengan kandungan tinggi Fe yaitu:
- Air jernih ketika tertampung, tetapi berubah warna kuning saat mengendap.
- Berbau tajam, kombinasi bau besi dan bau tanah.
- Air terasa licin.
Penyebab Tingginya Kadar Besi dalam Air
1. Kadar Basa (pH) Air Rendah
Menurut para ahli, batas pH air yang aman untuk penggunaan sehari-hari dan untuk konsumsi adalah antara 6,5 – 8,5.
Air dengan kadar basa normal tersebut aman kamu konsumsi karena dapat melarutkan semua jenis mineral termasuk zat Fe.
2. Tercampur Gas Korosif
Salah satu penyebab air kadar besi tinggi yaitu tercemar oleh gas korosif seperti CO2 dan H2S.
Gas korosif tersebut berbahaya karena sesuai namanya, bersifat korosif dan partikel-partikelnya kemudian bercampur dalam air.
3. Mengandung Bakteri
Bakteri zat besi seperti crenotrik, leptotrik, callitonella, dan siderocapsa membutuhkan oksigen dan besi untuk bertahan hidup.
Akibatnya, mereka mengoksidasi Fe agar larut dalam air dan kemudian Fe tersebut berubah menjadi makanan mereka.